Perusahaan logam non-besi Korea Selatan, Young Poong [000670:KS] telah menandatangani perjanjian dengan Lotte Global Logistics untuk membangun sistem rantai pasokan yang komprehensif untuk mendaur ulang baterai lithium-ion, seperti yang dilaporkan oleh Korea Economic Daily pada tanggal 22 Agustus. Kolaborasi antara kedua entitas ini mencakup penciptaan sistem bersama untuk pengangkutan baterai bekas, terutama dari sumber luar negeri seperti Amerika Utara. Selanjutnya, mereka berencana untuk membangun rantai pasokan yang terintegrasi dengan membentuk kemitraan strategis dengan perusahaan-perusahaan besar yang berspesialisasi dalam kendaraan jadi, material, dan evaluasi kinerja. Dengan memanfaatkan teknologi dan kemampuan masing-masing, kemitraan ini berupaya memperluas upaya daur ulang baterai ke pasar global.
Young Poong meluncurkan pabrik percontohan untuk daur ulang limbah baterai pada bulan November tahun sebelumnya. Fasilitas ini terkenal sebagai yang pertama menggunakan metode peleburan kering skala industri untuk daur ulang baterai. Proses ini memungkinkan pemulihan lebih dari 90% lithium dan 95% nikel, kobalt, dan tembaga dari baterai yang dibuang. Dengan teknologi canggih ini, perusahaan bertujuan untuk membangun pabrik daur ulang dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 20.000 ton pada tahun 2024, dengan tujuan untuk meningkatkan produksi hingga 700.000 ton setelah tahun 2030. Selain itu, pada bulan Juni 2023, Young Poong memulai kolaborasi dengan produsen baterai solid-state AS, Factorial Energy, untuk mengembangkan proses inovatif dalam mengekstraksi bahan baku penting dari baterai solid-state.
Skekuatan:
https://www.kedglobal.com/batteries/newsView/ked202308220004
https://www.ajudaily.com/view/20221108165839201
https://www.koreatimes.co.kr/www/tech/2023/08/129_353851.html
