Toyota Motor [7203:JP] dan perusahaan teknologi hidrogen AS, FuelCell Energy, telah membangun sebuah platform energi yang komprehensif di lokasi logistik Toyota di California, seperti yang dilaporkan oleh Forbes pada tanggal 7 September. Platform yang ditempatkan di pusat logistik utama Toyota di Amerika Serikat di Port of Long Beach ini memiliki kemampuan untuk mengubah biogas yang berasal dari limbah pertanian dan lumpur menjadi 2,3 megawatt (MW) listrik, 1.200 kilogram (kg) hidrogen, dan 1.400 galon air per hari. Hidrogen ramah lingkungan yang dihasilkan akan digunakan sebagai bahan bakar mobil sel bahan bakar Toyota Mirai dan pembangkit listrik sel bahan bakar yang terletak di dalam pusat logistik. Listrik ramah lingkungan yang dihasilkan dari pembangkit listrik tersebut akan memberi daya pada operasi pusat logistik, dan kelebihan listrik akan disalurkan ke jaringan listrik setempat.
Implementasi platform ini sejalan dengan tujuan Toyota untuk mencapai netralitas karbon di fasilitasnya pada tahun 2035 dan menghilangkan emisi CO2 dari penggunaan energi di gedung dan pabriknya pada tahun 2050. Selain itu, produsen mobil ini bertujuan untuk memanfaatkan insentif besar yang diberikan oleh AS untuk mempromosikan produksi hidrogen bersih. Pada bulan Agustus tahun lalu, pemerintahan Biden memberlakukan Inflation Reduction Act (IRA), yang mengalokasikan USD369 miliar untuk pengeluaran terkait energi hijau dan insentif pajak. Dalam ketentuan Kredit Pajak Produksi (PTC) IRA, proyek produksi hidrogen bersih yang mengeluarkan kurang dari empat kilogram gas rumah kaca setara karbon dioksida (CO2e) per kilogram hidrogen memenuhi syarat untuk mendapatkan kredit pajak hingga USD 3 per kilogram hidrogen yang diproduksi.
Sumbers:
