Pengembang tenaga fotovoltaik (PV) asal Tiongkok, Sungrow [300274:CH], mengatakan bahwa pembangkit listrik tenaga surya terapung berkapasitas 58,5 megawatt (MW) di Ubon Ratchathani, Thailand, telah tersambung dengan jaringan listrik untuk beroperasi, menurut PV-Tech pada tanggal 17 September. Ini adalah pembangkit listrik tenaga surya terapung hidro terbesar di Thailand saat ini, yang juga dikombinasikan dengan pembangkit listrik tenaga air sebagai fasilitas pembangkit listrik hibrida. Otoritas Pembangkit Listrik Thailand (EGAT) tahun lalu mengesahkan proyek ini kepada sebuah konsorsium, termasuk B. Grimm Power [BGRIM: TB] dan Energy China [3996: HK], yang di antaranya Sungrow menyediakan platform tenaga surya terapung untuk proyek ini.
Sebelumnya pada bulan Agustus, EGAT menyatakan bahwa pembangkit listrik tenaga surya terapung berkapasitas 58,5 MW diharapkan akan mulai beroperasi secara komersial pada bulan Oktober. Terlepas dari proyek di Ubon Ratchathani ini, EGAT merencanakan lebih banyak lagi fasilitas pembangkit listrik hibrida hidro-matahari, dengan membangun pembangkit listrik tenaga surya di atas pembangkit listrik tenaga air yang sudah ada, dengan target kapasitas total 2.725MW di negara ini. Sebelumnya, Sungrow juga berperan sebagai pemasok pembangkit listrik tenaga surya terapung berkapasitas 12,5 MW di Rayong dan empat pembangkit listrik serupa di Suphanburi dengan total kapasitas 15 MW. Kombinasi ini dapat memfasilitasi tujuan Thailand untuk menggunakan 35% bahan bakar non-fosil dalam bauran sumber energinya pada tahun 2037, serta mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 20,8% pada saat itu. Menurut laporan Bangkok Post pada bulan Maret, kapasitas energi terbarukan yang terpasang di Thailand mencapai lebih dari 15 gigawatt (GW), atau 15.000 MW, yang menyumbang lebih dari 30% dari total energi di negara tersebut. Portofolio energi terbarukan ini meliputi tenaga air, energi surya, biomassa, dan tenaga angin. Diharapkan kapasitasnya akan meningkat menjadi 63 GW pada tahun 2030, berkontribusi terhadap 39% dari bauran energi Thailand.
Sumber:
https://www.pv-tech.org/thailands-largest-floating-solar-project-comes-online/
https://www.bangkokpost.com/business/2083795/investment-and-innovation-in-thai-renewable-energy
