Pembuat chip memori Korea Selatan SK Hynix [000660:KS] dan produsen gas industri TEMC [425040:KS] telah bersama-sama mengembangkan teknologi daur ulang gas neon, yang menandai sebuah terobosan untuk industri pembuatan chip, seperti yang dilaporkan oleh Korea Economic Daily pada tanggal 1 April. Teknologi ini melibatkan pengumpulan gas neon yang digunakan untuk litografi, sebuah proses penting dalam pembuatan chip, dengan scrubber dan kemudian memurnikannya untuk digunakan kembali dengan menggunakan proses pengolahan gas TEMC. Saat ini, SK Hynix telah mencapai tingkat pemulihan neon sebesar 72,7%, dan berencana untuk segera meningkatkannya menjadi 77%. Perusahaan ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungannya pada impor gas neon dengan teknologi daur ulang ini, yang diharapkan dapat membantu menghemat sebanyak KRW40 miliar (USD30 juta) per tahun.
Neon adalah gas proses yang sangat penting, terutama dalam industri semikonduktor. Gas ini berfungsi sebagai gas penyangga laser forexcimer atau laser ultraviolet yang digunakan dalam litografi. Biasanya, pembuat chip melepaskan gas neon ke udara setelah digunakan dalam proses litografi. Namun, gangguan produksi yang disebabkan oleh invasi Rusia ke Ukraina telah melonjakkan harga gas neon, karena Ukraina memproduksi lebih dari separuh gas neon dunia. Selain memastikan pasokan gas neon yang stabil, adopsi teknologi daur ulang juga berkontribusi pada dekarbonisasi industri pembuatan chip yang intensif karbon. SK Hynix memperkirakan bahwa teknologi ini dapat mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 12.000 ton per tahun. Selain itu, perusahaan ini berencana untuk mengembangkan teknologi daur ulang untuk gas-gas lain yang digunakan dalam pembuatan chip, termasuk deuterium, hidrogen, helium, dan asam sulfat pada tahun 2025.
Sumber:
https://www.kedglobal.com/korean-chipmakers/newsView/ked202404010017
