Dewan Minyak Kelapa Sawit Malaysia dan perusahaan minyak negara Petronas [PET:MK] telah menandatangani sebuah perjanjian untuk menjajaki pemanfaatan minyak goreng bekas dan bahan sisa minyak kelapa sawit untuk pembuatan bahan bakar penerbangan yang ramah lingkungan, seperti yang dilaporkan oleh Reuters pada tanggal 16 Agustus. Mengukuhkan kolaborasi mereka pada tanggal 14 Agustus, kedua perusahaan ini meresmikan nota kesepahaman (MoU) untuk mempelajari kelayakan pemanfaatan sumber daya berbasis kelapa sawit, termasuk minyak jelantah dan limbah yang dihasilkan selama proses pengolahan kelapa sawit, sebagai bahan baku utama bagi kilang biofuel lokal yang bertujuan untuk memproduksi bahan bakar penerbangan yang berkelanjutan.
Kesepakatan ini juga selaras dengan tujuan Kebijakan Energi Nasional Malaysia 2022-2040, yang didedikasikan untuk mengurangi emisi karbon dan memanfaatkan potensi sektor energi untuk mendorong kemajuan sosio-ekonomi negara. Dewan Minyak Kelapa Sawit Malaysia menekankan keselarasan ini dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Rabu, yang menyoroti peran penting penandatanganan perjanjian ini dalam memberikan kontribusi terhadap praktik energi berkelanjutan dan pembangunan negara secara keseluruhan.
Sumber:
