Tiga Otoritas Pengawas Eropa (European Supervisory Authorities/ESA), yaitu Otoritas Perbankan Eropa (European Banking Authority/EBA), Otoritas Asuransi dan Pensiun Eropa (European Insurance and Occupational Pensions Authority/EIOPA), dan Otoritas Sekuritas dan Pasar Eropa (European Securities and Markets Authority/ESMA), mempublikasikan sebuah Panggilan untuk Bukti mengenai greenwashing untuk memahami lebih baik mengenai tindakan ini, seperti yang dilaporkan oleh Reuters pada tanggal 15 November. Secara khusus, ESA akan meminta pendapat dari para pemangku kepentingan tentang bagaimana memahami greenwashing dan apa pendorong utama greenwashing, contoh-contoh praktik greenwashing yang potensial, skala greenwashing, dan area-area dengan risiko greenwashing yang tinggi. Informasi yang dikumpulkan dari penelitian ini akan dikompilasi dalam laporan kemajuan ESA yang akan diserahkan kepada Komisi Uni Eropa pada bulan Mei 2023, dengan laporan akhir yang akan diajukan setahun kemudian.
Memperoleh pemahaman yang lebih terperinci mengenai greenwashing akan membantu menginformasikan pembuatan kebijakan dan pengawasan pasar serta meningkatkan keandalan klaim-klaim yang berhubungan dengan keberlanjutan, demikian ESA menjelaskan. Menurut Komisi Uni Eropa, produk investasi berkelanjutan berkembang pesat, seiring dengan risiko greenwashing. Komisi memperingatkan bahwa risiko tersebut dapat mengancam kepercayaan terhadap keuangan berkelanjutan dan kapasitas seluruh sistem keuangan untuk menarik investasi berkelanjutan. Pada bulan Juni 2022, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) meluncurkan penyelidikan terhadap Goldman Sachs [GS:US] karena kemungkinan melebih-lebihkan kriteria lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) untuk beberapa reksa dana, mengirimkan pesan yang kuat kepada sektor keuangan bahwa kampanye anti-greenwashing telah dimulai. Pada akhir Oktober, pengawas perusahaan Australia, Australian Securities and Investments Commission (ASIC), juga mengeluarkan denda pertama untuk greenwashing, dengan mendenda Tlou Energy [TLOU:LN] sebesar USD34.600 karena pernyataan yang menyesatkan tentang emisi listriknya.
AsamYa:
https://www.eba.europa.eu/esas-launch-joint-call-evidence-greenwashing
https://www.esgtoday.com/european-regulators-launch-greenwashing-study/
https://www.reuters.com/business/us-sec-investigating-goldman-sachs-over-esg-funds-wsj-2022-06-10/
