Produsen kendaraan listrik (EV) asal Tiongkok, Contemporary Amperex Technology (CATL) [300750:CH] berencana untuk membangun pabrik pertamanya di Beijing, seperti yang dilaporkan oleh South China Morning Post pada tanggal 15 Januari. Menurut sebuah dokumen yang diterbitkan oleh Komisi Pembangunan dan Reformasi Kota Beijing, pabrik baru CATL akan menopang rantai pasokan kendaraan energi baru (NEV) di Beijing, yang sedang berupaya untuk menjadi pusat produksi kendaraan listrik regional. Namun, pernyataan tersebut tidak memberikan rincian tentang kapasitas pabrik atau tanggal peluncurannya. Para analis mengatakan bahwa pabrik baru CATL akan menguntungkan banyak produsen NEV di Beijing, seperti produsen mobil listrik premium Li Auto [LI:US], BAIC Group [1968:HK], dan produsen smartphone Xiaomi [1810:HK], yang merupakan pendatang baru di pasar mobil listrik China.
Sebagai produsen baterai terbesar di dunia, CATL mengirimkan 233,4 gigawatt-jam (GWh) baterai dalam 11 bulan pertama tahun 2023, menyumbang 37,4% pangsa pasar global. Pabrik di Beijing diharapkan menjadi pabrik ke-14 CATL di seluruh dunia. Namun, perusahaan ini bergulat dengan kelebihan kapasitas di tengah pasar mobil listrik China yang mendekati titik jenuh. Pada paruh pertama tahun 2023, CATL mencatat tingkat pemanfaatan kapasitas sebesar 61%, turun secara signifikan dari 80% pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Analis UBS, Paul Gong, memperkirakan bahwa hanya 10 hingga 12 pemain yang akan bertahan di pasar EV yang sangat kompetitif pada tahun 2030.
Skekuatan:
Pemerintah Beijing mengatakan CATL akan membangun pabrik di ibu kota
